Seminar : Jejak Ulama Uzbekistan di Nusantara

0
131

Dunia Islam saat ini berhutang jasa kepada para Ulama yang lahir di tanah Uzbekistan. Lebih dari *50 ulama besar* dalam berbagai bidang keilmuan lahir di kota-kota pusat peradaban Islam masa lalu, seperti Bukhara, Samarkhan, Tashkent, Tirmiz, Khiva, dan beberapa kota lainnya.

Dalam bidang hadis seperti Imam Bukhari, Imam Tirmidzi, Imam ad-Darimi, Imam Al-Hakim. Bidang Tafsir Al-Qur’an seperti, az-Zamakhsyari, an-Nasafi, dll. Dalam bidang Ilmu pengetahuan seperti Ibnu Sina, Al-Khawarizmi, al-Kalabadzi. Termasuk dalam bidang tasawuf, banyak tarekat-tarekat yang lahir dari kota-kota ini, dan yang paling terkenal adalah Tarekat An-Naqsyabandiyah.

Di Nusantara, jejak para ulama dari Uzbekistan terlihat sejak masa paling awal Islamisasi Nusantara, sekitar abad 14 M. Di Jawa dikenal tokoh penyebar Islam pada abad ke-14 yang diduga berasal dari tanah Samarkhan, Syekh Asmorokondi (As-Samarqondi) yang dimakamkan di Tuban. Beberapa berita menyebutkan bahwa beliau adalah sesepuhnya para Wali di Tanah Jawa, ayah dari Sunan Ampel. Selain itu, waqila Syekh Jumadil Kubro, yang disebutkan sebagai ayahnya Maulana Malik Ibrahim dan Maulana Ishak, berasal dari tanah Uzbekistan.

Sayangnya hingga saat ini, tidak banyak ditemukan sumber berita tentang kedua tokoh tersebut kecuali dari bukti arkeologis berupa nisan maqam beliau yang saat ini sangat ramai diziarahi. Perlu kajian secara komprehensif untuk menguak bagaimana kiprah dan segala aktifitasnya dalam Misi Islamisasi di tanah Jawa di masa paling awal, kisaran abad ke 15.

Seminar dalam rangka peringatan 1 tahun bebas Visa WNI ke Uzbekistan kali ini merupakan kajian awal yang mencoba Menelusuri Jejak-Jejak Ulama Uzbekistan di Nusantara akan diselenggarakan pada :

 

  • Kamis, 7 Februari 2019
  • Pukul 10.00 – selesai
  • Narasumber: Dr. Muchlis M. Hanafi dan Rijal Mumazziq Z
  • bertempat di Bayt Al-Qur’an & Museum Istiqlal, TMII.

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here