Penduduk Indonesia Bebas Visa ke Uzbekistan

0
103

 

Jakarta, CNN Indonesia — Tahun ini pemerintah Uzbekistan resmi memberlakukan peraturan bebas visa ke tujuh negara, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Jepang, Turki, Korea Selatan, dan Israel.

Peraturan yang berlaku mulai 10 Februari 2018 itu ditetapkan demi mengembangkan sektor pariwisata Uzbekistan.

Selama 30 hari, warga dari negara yang telah ditentukan boleh menetap tanpa mengurus visa. Jika ingin menetap lebih lama, mereka bisa mengurusnya di kantor atau situs resmi imigrasi Uzbekistan.

Peraturan bebas visa ini tentu saja menguntungkan bagi warga negara Indonesia yang gemar berwisata, karena Uzbekistan memiliki banyak objek wisata yang menarik untuk dikunjungi.

Negara yang berbatasan dengan Afghanistan, Kazakhstan, Kyrgyzstan, Tajikistan, dan Turkmenistan dikelilingi oleh Laut Aral, sehingga iklimnya cenderung hangat.

Bandara Internasional Tashkent berada di pusat kotanya, Tashkent.

Sejumlah penerbangan menawarkan rute Jakarta-Tashkent dengan harga tiket pulang pergi sekitar Rp20 jutaan per orang. Durasi penerbangannya sekitar 22 jam, dengan transit satu kali.

Penduduk di sana berbicara dengan bahasa Uzbek dan Rusia. Namun di kota besar sudah banyak yang mahir berbahasa Inggris.

Mata uang yang digunakan ialah Uzbekistani som.

Kereta, taksi, atau mobil sewa menjadi alat transportasi yang bisa diandalkan turis selama berada di sana.

Selain Tashkent, turis juga bisa mengunjungi kawasan yang sarat dengan objek wisata seperti Andijan, Bukhara, Samarkand, atau Shakhrisabz.

Uzbekistan dikenal sebagai kawasan persimpangan Jalur Sutera (Silk Road), jalur perdagangan penting yang menghubungkan China dan Turki.

Di Uzbekistan, ada tiga kawasan yang dilalui, yakni Khiva, Bukhara, dan Samarkand. Tentu saja ada banyak bangunan dan komplek bersejarah yang berdiri di sana. Beberapa bangunan, seperti masjid dan makam, juga menyimpan perkembangan sejarah agama Islam

Ada lima objek wisata yang masuk dalam daftar Situs Warisan Budaya UNESCO, yakni Komplek Bukhara, Komplek Shakhrisyabz, Komplek Itchan Kala, Komplek Samarkand, dan Perbukitan Tien-Shan.

Selain sejarah, Uzbekistan juga memiliki wisata alam, seperti mendaki tebing di Chimgan, mengamati fauna liar di Gurun Kyzyl Kum, atau memancing di Danau Aydar.

Jangan lupa juga untuk menyantap kuliner khasnya, yakni Palov, Uzbek Shurpa, Shashlyk, Samsa, Lagman, atau Manty.

Bagi yang gemar kongko sampai larut malam, bisa datang ke bar atau kelab malam yang banyak beroperasi di Tashkent.

Sebanyak 2,5 juta turis telah datang ke Uzbekistan. Presiden Uzbekistan, Shavkat Mirziyoyev, berharap peraturan bebas visa baru bakal mendatangkan lebih banyak turis ke negaranya.

sumber : CNN Indonesia

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here